Friday, July 28, 2006

CEMBURU

ya Allah,
jika Kau cemburu
katakanlah kepadaku:

manakah cinta terindah
yang harus kupersembahkan kepada-Mu?

manakah puisi cinta paling syahdu
yang harus kusenandung kepada-Mu?

dimanakah tempat yang paling aman
yang tidak seorang pun tahu
bahwa kita sedang bercinta?

seseorang berkata:
“Hati-hatilah! Dia sangat pencemburu. Dia tidak ingin
di hati hamba-Nya ada ketertarikan kepada selain-Nya”

(Balikpapan, 13 Juli 2006)

MALU

jikalau kau bertanya kepadaku:
“Siapakah orang yang tidak tahu malu?”

maka kujawab kepadamu:
“Itulah aku!”

aku selalu mengemis kepada Allah
setelah permintaanku dipenuhi
aku lupa berterimakasih

aku selalu menangis dalam duka
ketika duka dicampakkan
aku langsung tertawa girang

di dalam kesepian
aku selalu mengingat Allah
di dalam keramaian
aku mengingat nama semua orang

jika kujawab kepadamu:
“Itu bukanlah aku!”

aku adalah pembohong
sama halnya seperti iblis yang sombong
yang tidak merasakan kekurangan
dan kelemahan

(Balikpapan, 13 Juli 2006)

IKHLAS

jika ikhlas itu dapat diungkapkan
bagaimana aku menjelaskan?

bahasa sebatas susunan kata
pun perasaan belum tentu benar adanya

bagaimana memperoleh ikhlas
tanpa batas tanpa hingga?

sehingga Sahl berkata:
“Orang-orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah
sangat banyak, tetapi yang ikhlas amat sedikit”

bagaimana aku mendapat jawaban
sedangkan hati dirundung kebingungan?

Ya Allah, bagaimana Engkau menjelaskan?

Allah berfirman:
“Ikhlas itu rahasia dari rahasia-Ku yang Aku titipkan pada
hati orang yang Aku cintai di antara hamba-hamba-Ku”

(Balikpapan, 13 Juli 2006)

BUTA DAN GILA


Tidak mengapa orang buta membawa pelita
dan berjalan di bawah cahaya surya
sebab kebutaannya menutup
pada setiap penjuru kutub

Tidak mengapa orang gila mengaku waras
dan menertawakan kegembiraannya
sebab jika ia ingat kewarasannya
tak akan ia katakan yang lain gila

Yang jadi masalah jika orang waras dan dapat melihat
terbutakan dengan kehidupan dunia
dan merasa waras dengan hidup bebas
serasa hidup kekal ke akhir masa

(Balikpapan, 13 Juli 2006)

Sunday, June 12, 2005

KEHIDUPAN

O
.
Alif
Hembus

Nafsu
Ahmad
Perjalanan
Ajal
Segi empat

Alif
Hayat
.
O

(Jakarta, 11 Juni 2005)

KERELAAN YANG TERLUPAKAN

apakah yang kita cari dari hidup:
harta, tahta atau wanita?

dan sepicik itukah pikiran kita
mengembang di atas kepala
laksana awan yang pekat
dan doa yang tak terpanjat

apakah yang kita cari dalam hidup:
harta, tahta atau wanita?

aku lari dari semuanya
hanya kerelaanMu jua
akhirnya…

(Jakarta, 06 Juni 2005)

SEORANG TUA DENGAN TANDA DI KENINGNYA

seorang tua dengan tanda di keningnya. bukan hitam bekas sujud lama. bukan merah karena merana. bukan pula luka membilur sengaja.

tapi, cahaya itu memberi tanda. seorang tua dengan tanda di keningnya. dan ucapannya menenggelamkan aku dalam kata dalam bahasa. aku terlena. hijab terbuka. aku hening dalam ruang tanpa dinding, pintu dan jendela.

(Jakarta, 06 Juni 2005)

MAKNA HIDUP

kerelaan dan cintaMu jua yang kucari, ya Robbi.

(Jakarta, 06 Juni 2005)

DEBU LUKA AKU RASA

debu luka aku rasa
mengeriap dalam segala
kau dan aku

aku tak perlu bertanya:
mengapa air mata ini
berderaian tiada henti
dan pilu ini terasa asing
dalam doa panjangku kemarin?

debu luka aku rasa
seperti renyai hujan di siang hari
matang pandanganku pada semesta
tapi tubuh ini lemah terkulai
doaku terbantai
dalam kau dan aku

aku rindu
serindu debu luka aku rasa
membekas di keningku

(Jakarta, 06 Juni 2005)

AKU BERSIMPUH DI KAKIMU

aku datang kepadaMu, ya Robbi
datang bersimpuh mencium kakiMu
aku adalah manusia malang
yang tak pernah bosan
membangkang dan melupakanMu

saat ini,
biarkan sajadahku penuh
air mata pertobatan
penuh dengan penyesalan
dan pilu hati ini kubiar mengertap
membakar segala kebebalan

aku datang kepadaMu, ya Allah
mengharap pengampunan
penyesalan ini tak sebanding
dengan banyaknya kemurkaan
aku datang bersimpuh di kakiMu
mengadu mengeluh mengaduh

adakah pacaran cahayaMu bisa kuterima
sebagai berkah dan rahmat tiada terkira seperti dulu?

(Jakarta, 06 Juni 2005)

Monday, December 06, 2004

TAKDIR
(Vertikal - Horisontal)

kalau kau serahkan semua rencana dan kerja
hanya kepada Allah saja

singkirkan dirimu dari keduanya
kau lenyap dalam cerita
karena Allah yang berlaku atasnya

Thursday, November 04, 2004

APAKAH LANGIT DI SANA
LEBIH INDAH DARI LANGIT DI SINI?


apakah langit di sana
lebih Indah dari langit di sini?

bulan, bintang dan malam
serasa menyatu dalam Keesaan

apakah langit di sana
lebih Indah dari langit di sini?

senyap, hening, lenyap
serasa menyatu dalam Keindahan

apakah langit di sana
lebih Indah dari langit di sini?

tak ada suarasuara
hewan berirama

apakah langit di sana
lebih Indah dari langit di sini?

Friday, October 29, 2004

MALAM RAMADHAN

bulan dipupuri awan

Friday, September 03, 2004

BULAN MUHAMMAD

1.
“rodliitu billahi robba
wa bil-islami diina
wa bi muhammadin-nabiyya wa-rosuula”

kusempurnakan seluruhnya
untukmu
demi kemanusiaan kepada manusia,
sabda Muhammad


2.
dan purnama bersinar penuh
menyinari jagad raya
membuka pintu-pintu rahasia
pengenalan diri melalui utusanMu,
ya Robbi


3.
bulan Muhammad
gemilang cahaya yang sempurna
insan kamil memasuki diri sejati
rahasia-rahasia
hijab-hijab
dan Esa
tujuan akhir segala

Monday, August 16, 2004

PERMOHONAN

setangkup doa di tangan ini
kupersembahkan kepadaMu sebagai permohonan

sambutlah dengan penuh kasih sayang
sebab penerimaan dariMu kunantikan
bersama jatuhnya renyai hujan pagi
atau pada embun di bibir melati